Wellcome to My Site

Di situs ini saya ingin berbagi informasi seputar dunia IT yang menjadi ketertarikan saya, yang meliputi bidang: internet, komputer dan smartphone. Saya senang dapat berbagi dengan siapa pun yang berkunjung ke situs ini. Semoga kalian menemukan apa yang kalian cari di sini.

Translate to your language

Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan

29 Desember 2009

Opera Mini Browser v.4.2 (final release) dan Opera Mini Beta v.5.2 untuk ponsel Anda

. 29 Desember 2009
0 komentar

Update terbaru dari Opera Mini, sebuah browser canggih untuk ponsel, telah hadir saat ini. Untuk versi final release ada Opera Mini v. 4.2, sedangkan versi beta ada Opera Mini Beta v. 5.2. Keduanya tampak jelas perbedaannya pada tampilan browser di layar ponsel. Misalnya pada versi 4.2 bookmark masih berupa teks, sedangkan pada versi beta 5.2 sudah berbentuk ikon tab mirip dengan Opera Browser pada PC. Dan yang tampak menonjol dari perbedaan pada keduanya adalah pada versi 5.2 sudah mendukung tampilan pointer mouse yang bisa berlari kesana kemari layaknya pointer mouse pada PC. Hmm...terasa canggihnya!


Perbedaan antara keduanya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


Bicara tentang kecanggihan kedua browser itu, pihak Opera mengklaim kedua browser tersebut memiliki kelebihan-kelebihan sbb:
Kecepatan. Opera Mini merupakan browser ponsel tercepat di dunia untuk pengalaman internet lengkap.
Hemat. Halaman web dikompresi hingga 90% dari ukuran aslinya, sehingga menghemat waktu dan uang Anda dalam menjelajah internet.
Full Web. Mengakses situs Web favorit Anda seperti yang Anda lakukan pada browser komputer untuk pengalaman internet mobile yang lebih baik.
Opera Link. Sinkronisasi bookmark dan Speed Dial antar ponsel atau bisa juga ke komputer.

Saya tak ingin mengulang info tentang fitur-fitur yang ada pada browser-browser canggih tersebut di blog ini. Sudah banyak yang memposting soal kecanggihan kedua browser itu. Di websitenya Opera sendiri malah lebih komplit, walaupun tidak disampaikan dalam bahasa Indonesia...hehe. Lebih efektif dan efisien jika saya ajak Anda untuk melihat kehebatan kedua browser itu melalui simulasi dari link address yang saya sediakan di bagian bawah halaman ini sebelum Anda mendownload dan menggunakannya di ponsel Anda.

Untuk menjalankan simulasi kedua browser itu, komputer Anda haruslah sudah terinstal software Java, sebuah perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk menjalankan aplikasi yang disebut "applet" yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Applet ini memungkinkan Anda untuk memiliki pengalaman online yang jauh lebih kaya daripada sekedar berinteraksi dengan halaman HTML statis, termasuk menjalankan simulator Opera Mini di halaman web seolah-olah Anda sedang memegang ponsel dan menjalankan browser Opera Mini di ponsel tersebut. Jika komputer Anda belum terinstal software Java, silakan download dan instal software tersebut dari link di bawah ini (klik kanan lalu buka tautan di tab baru).

Download Java

Untuk menjalankan demo kedua browser tersebut silakan klik link di bawah ini:

Demo Opera Mini 4.2

Demo Opera Mini Beta 5.2

Tips Simulator:

* Gunakan mouse atau keyboard untuk mengendalikan simulator (F1, F2 tombol fungsi, tombol panah dan Enter untuk menavigasi).
* Geser scrollbar atau layar untuk menggulir halaman.
* Berikan sebuah URL langsung ke simulator menggunakan bookmarklet sederhana.

Untuk mendownload browser Opera Mini via ponsel (jika Anda menggunakan ponsel untuk browsing halaman blog ini), klik link di bawah ini:

Download Opera Mini 4.2

Download Opera Mini Beta 5.2

Jika Anda ingin mendownload via PC/laptop, disimpan untuk kemudian ditransfer ke ponsel baru diinstal, silakan klik link di bawah ini lalu pilih jenis ponsel Anda pada daftar yang ditampilkan dan ikuti petunjuk berikutnya.

Download Opera Mini based on type of phone cell

Alternatif bila ponsel Anda tidak ada dalam daftar ponsel yang tertera di halaman download tersebut, Anda bisa mencoba versi general. Bila ponsel Anda mendukung aplikasi Java MIDP2, Anda bisa mendapatkan Opera Mini v.4 Basic. Sedangkan untuk ponsel yang mendukung aplikasi Java MIDP1 tersedia Opera Mini v.3 Basic untuk didownload dan digunakan sebagai web browser ponsel Anda.

Download Opera Mini generic version


Semoga bermanfaat.

Klik disini untuk melanjutkan »»

17 Mei 2009

Setting HP dan Kartu SIM untuk Akses Internet

. 17 Mei 2009
0 komentar

Salah satu kemampuan yang dimiliki oleh handphone yang menyandang gelar smartphone adalah kemampuan untuk akses internet. Dengan kemampuan tsb, si pengguna handphone dapat melakukan berbagai aktivitas di internet seperti browsing, upload/download file, chatting, email, bahkan marketing. Namun biasanya sebuah handphone dengan predikat smartphone tidak serta merta dapat digunakan untuk akses internet.

Pemiliknya harus meluangkan waktu sejenak untuk melakukan setting tertentu pada handphone dan kartu SIM-nya agar bisa digunakan untuk akses internet. Di bawah ini saya sampaikan cara mudah dan praktis untuk setting HP dan aktivasi kartu GSM sehingga kamu bisa berinternet ria.


SETTING HANDPHONE

Setting OTA

Apa maksudnya? Setting OTA (Over The Air) adalah sebuah metode pengiriman data ke telepon genggam tanpa bantuan kabel atau teknologi inframerah dan sebagainya. Data dikirimkan secara langsung melalui jaringan telepon genggam. Dengan demikian, update piranti lunak dapat dilakukan dan pengaturan WAP atau MMS, yang kemungkinan berbeda-beda, tergantung pada perangkat dan operator jaringan, dapat ditransmisi ke telepon genggam tanpa mengalami kesulitan. Biasanya di beranda website vendor pembuat ponsel ada fasilitas dukungan bagi pengguna ponsel yang ingin memperoleh setting otomatis buat ponselnya. Pengguna akan diminta menentukan jenis telepon genggam, operator jaringan dan nomor telepon genggamnya. Kemudian ia akan menerima SMS secara otomatis yang berisi data konfigurasi yang khusus buat ponselnya dan ybs tinggal menyimpannya dengan menekan sebuah tombol di handphone-nya. Selain dari website vendor pembuat ponsel, setting OTA juga bisa dilakukan dengan meminta bantuan operator dengan cara sms atau cara lain.


Setting OTA dari Vendor

HP Nokia

Beruntung jika kamu menggunakan HP Nokia karena kamu tidak perlu akses ke website Nokia. Aplikasi Setting Wizzard dapat membantu kamu melakukan setting handset secara otomatis. Biasanya pada hp Nokia yang baru (bukan beli second lho!) aplikasi ini sudah ada didalamnya. Bila hp menggunakan memori eksternal mungkin aplikasi itu disimpan di memori eksternal sehingga jika kamu beli hp nokia second yang pernah dilakukan formatting atau aplikasi ulang pada hp tsb Setting Wizzard-nya ikut terhapus. Karena itu saat mau membeli hp nokia second dan ingin akses internet via hp periksa apakah aplikasi Setting Wizzard-nya masih ada (jika kamu tidak mau repot untuk setting internet di hp).

Setting hp Nokia dengan aplikasi Setting Wizzard ini sangat mudah. Kamu tinggal tekan tombol Menu - Peralatan – Sett. Wizzard untuk mengaktifkan Nokia Settings Wizzard, lalu pilih Operator. Ikuti langkah-langkah wizard di layar untuk mengkonfigurasi handphone secara otomatis menggunakan pengaturan layanan operator yang diperlukan hanya dengan meng-OK-kan setiap konfirmasi yang diminta oleh handphone.

HP Sony Errickson

Untuk Sony Errickson kamu bisa mendapatkan bantuan setting otomatis dari situsnya Sony Errickson dengan cara klik di sini.

HP Motorolla

Sayang sekali, untuk Motorolla sudah saya coba akses ke situs resmi Motorolla di http://motorolasetup.tarsin.com/countryselect.htm;jsessionid=j4liz78cyh8n, tetapi Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara yang bisa dibantu untuk setting hp secara otomatis melalui situs ini (orang Indonesia dah pinter2 kalee…, jadi gak perlu dibantu). Oleh karena itu, yang bisa dilakukan adalah meminta seting OTA (Over The Air) ke operator yang akan saya berikan informasinya di bawah nanti.

HP Samsung

Untuk mendapatkan bantuan setting otomatis dari situs resmi Samsung Mobile Indonesia agaknya memang tidak tersedia. Situs tsb hanya menyediakan panduan setting secara manual berupa file pdf yang bisa kamu download dari sini, tetapi lebih mudah dengan setting OTA melalui operator.

HP BenQ Siemens

Seperti halnya hp Motorolla dan Samsung, saya sarankan setting OTA melalui operator saja (lihat di bawah).

HP LG

Sama dengan Motorolla, Samsung dan BenQ Siemens, setting OTA-nya via operator saja.


Setting OTA dari Operator

Mungkin setting OTA lewat operator dianggap paling praktis karena tidak perlu mengakses internet lebih dulu. Namun harus diingat bahwa tidak semua merk dan type handphone mendukung setting OTA ini. Merk dan type apa saja yang support setting OTA? Silahkan lanjutkan membaca informasi ini karena di bagian bawah sudah saya sediakan link download untuk memperoleh daftar merk dan type handphone yang bisa dilakukan setting OTA. Berikut ini cara meminta setting OTA untuk semua operator GSM di Indonesia:

OPERATOR

Ketik sms

Kirim ke nomor

Indosat

(Matrix, Mentari, IM3)

3G (Merk hp) (Type hp)

Contoh: 3G Nokia N70

3000

Telkomsel

(Hallo, Simpati, As)

S (Merk hp) (Type hp)

Contoh: S Nokia N70

5432

XL

(XL Xplor, XL Bebas)

GPRS (Merek hp) (Type hp)

Contoh: GPRS Nokia N70

9667

Three yang merupakan operator muda di Indonesia menawarkan kemudahan bagi pengunanya. Setting OTA akan diterima oleh pengguna secara otomatis via sms setelah melakukan registrasi kartu sesuai dengan handphone yang digunakan.

Untuk Axis setting OTA tidak dilakukan dengan mengirim sms ke operator, melainkan mengakses website Axis atau menghubungi Customer Service via telp ke nomor 838. Silahkan klik di sini untuk mendapatkan setting OTA handphone kamu bila menggunakan kartu Axis, selanjutnya isi form yang disediakan di halaman website tsb.

Bila kamu ingin menggunakan layanan internet dari Indosat dengan kartu Mentari/IM3 berbasis durasi (Time Based) kamu bisa meminta bantuan operator untuk setting OTA dengan cara kirim sms sebagai berikut:

  • Ketik: [durasi] [merk hp] [type hp]
    Contoh: durasi Nokia N70

  • lalu kirim ke 3000 (gratis).

Bagi pelanggan Mentari / IM3 yang mengakses internet berbasis durasi, pulsa yang akan terpotong terlebih dahulu adalah pulsa INTERNET. Setelah pulsa Internet habis, maka akses internet selanjutnya akan memotong pulsa REGULER (Pulsa reguler adalah pulsa yang berasal dari isi ulang yang menggunakan voucher reguler, sedangkan pulsa internet berasal dari isi ulang yang menggunakan voucher internet). Pemakaian pulsa dihitung dalam ‘menit’ dengan satu unit pemakaian = 30 detik. Pulsa internet dapat dibeli dengan mudah di setiap tempat penjualan isi ulang pulsa.

Setting OTA seperti di atas tidak berlaku untuk semua type handphone. Jika kamu ingin memeriksa apakah hp kamu termasuk dalam kelompok hp yang mendukung seting OTA atau tidak silahkan download daftar handphone-nya di sini. Tentu saja komputermu harus sudah terinstal aplikasi Acrobat Reader atau pembaca file pdf lainnya untuk mendownload file tsb karena file-nya berbentuk pdf.

AKTIVASI SIM-CARD

Selain setting konfigurasi pada handset seperti yang sudah disebutkan di atas, kita juga harus mengaktifkan layanan 3G pada simcard yang kita gunakan agar bisa akses internet. Simak tabel di bawah ini untuk aktivasi kartu SIM.

OPERATOR

Ketik sms

Kirim ke nomor

Indosat

Reg 3G

777

Telkomsel

3G

3636

XL (Otomatis aktif sejak diregistrasi)



Three (otomatis aktif sejak diregistrasi)



Axis (otomatis aktif 24 setelah panggilan pertama dilakukan)




Kesimpulan:

Untuk dapat menikmati layanan akses internet dengan handphone, dua hal yang harus kita lakukan, yaitu: 1) seting handphone, dan 2) aktivasi SIM Card. Semoga info ini bermanfaat buat teman-teman yang ingin menghidupkan fitur akses internet di smartphone-nya…

Klik disini untuk melanjutkan »»

11 Mei 2009

Smartphone (Ponsel Cerdas)

. 11 Mei 2009
0 komentar

Pertama kali saya menggunakan ponsel sekitar awal tahun 2003. Saya masih ingat betul, mereknya Nokia seri 3310 warna silver. Saya beli seharga Rp 725.000,- dari seorang teman. Itu harga second. Kata teman saya, dia baru pakai sekitar 2 minggu. Harga barunya Rp 750.000,-. Lalu saya beli kartu perdana Simpati sesuai rekomendasi teman saya itu seharga Rp 235.000 (mahal banget ya!? Waktu itu emang segitu harganya, gak seperti sekarang, mungkin karena masih langka kali ya?). Saking senangnya hampir setiap hari saya utak-atik menu di hp tsb karena penasaran dengan fitur-fitur di dalamnya. Ketika ada teman yang punya hp serupa tetapi dengan casing beda warna, saya jadi tambah senang karena tampilannya ternyata bisa diganti-ganti. Beberapa bulan kemudian, saya lihat teman lain bawa hp yang bisa untuk memotret, layarnya lebar, dan berwarna pula..mereknya O2. Katanya barang selundupan, jadi gak ada toko yang jual di kota tempat tinggal saya (Magelang). Saya merasa 3310 milik saya kurang canggih, Cuma bisa buat nelpon dan sms. Saya pun mulai kumpulin uang buat beli hp yang ada kameranya dengan layar lebar dan berwarna. Ketika sudah terkumpul uangnya, saya mulai berburu hp dengan kriteria tsb. Akhirnya dapat SE T610. Saya tertarik karena body T610 yang kecil, ramping, dan memenuhi kriteria yang saya sebutkan di atas. Sementara itu, 3310-nya saya hibahkan ke istri saya (eh..istri seneng banget lho dapat hp itu dari saya, mungkin dia merasa takjub kali ya dengan kemampuan 3310 yang bisa buat telpon dan sms, hi..hi..padahal aku sendiri sudah bosan dengan hp yang cuma bisa buat telpon dan sms doang...). Beberapa bulan kemudian, saya sadar bahwa T610 meskipun jauh lebih canggih daripada 3310 karena ada perangkat Bluetooth dan infra merah serta banyak aplikasi dan game yang dibenamkan didalamnya (bahkan bisa download langsung dari internet via hp bila ingin game baru, tapi semuanya game Java), SE T610 terbatas sekali aplikasi maupun game yang tersedia. Lagi-lagi saya merasa hp ini kurang canggih, bukan hp cerdas (Smartphone).


Saya merasa teman sekerja saya lebih beruntung karena dengan harga yang lebih murah daripada SE T610 dia bisa mendapatkan Nokia 3650. Kemampuan Nokia 3650 jauh lebih asyik daripada SE T610. Nokia 3650 bisa diaplikasi dengan beragam thema, game, ringtone dan aplikasi sesuai kebutuhan, bahkan bisa memutar file video (tidak seperti T610 yang hanya bisa mengambil gambar foto dan menampilkan gambar sedikit gerak dengan format .gif), dan bisa memutar file mp3 dengan aplikasi tambahan seperti Ultra MP3 yang bukan bawaan dari Nokia selaku produsen hp tsb (aslinya 3650 tidak memiliki player Mp3!!). Inilah generasi pertama dari Smartphone buatan Nokia, vendor raksasa dari Finlandia. Nokia 7650 juga termasuk generasi pertama smartphone dari Nokia, tetapi kekurangannya bila dibandingkan 3650 adalah tidak adanya memori eksternal seperti MMC pada 3650.


Dari situs Wikipedia disebutkan bahwa ponsel dengan label smartphone adalah ponsel yang menawarkan kemampuan canggih, boleh dikata kemampuannya menyerupai kemampuan PC (komputer). Sebenarnya tidak ada definisi standar perusahaan mengenai smartphone. Umumnya suatu ponsel dikatakan sebagai smartphone bila dapat berjalan pada software operating system yang lengkap dan memiliki interface dan platform standar bagi pengembang aplikasi. Sementara itu ada yang mengatakan smartphone adalah ponsel sederhana dengan fitur canggih seperti kemampuan mengirim dan menerima email, menjelajah internet dan membaca e-book, built in full keyboard atau external USB keyboard, atau memiliki konektor VGA. Dengan kata lain, smartphone adalah miniatur komputer dengan kemampuan ponsel.


Saat ini telah hadir berbagai macam jenis smartphone di pasar ponsel Indonesia, tetapi mungkin masih banyak juga yang belum memahami pengertian smartphone ini. Hal ini diperburuk oleh pernyataan dari beberapa vendor yang menyatakan bahwa ponsel produksi mereka termasuk dalam kategori smartphone, padahal sebenarnya tidak. Info dari www.newsponsel.com, saat ini ada 2 (dua) poin yang harus dipenuhi oleh suatu ponsel untuk bisa dikatakan sebagai smartphone, yaitu Versatility dan Capability.

Versatility adalah kemampuan untuk menjalankan keaneka-ragaman fungsi. Sepintar apapun vendor pembuat ponsel, tidak akan mampu membuat sebuah smartphone yang benar-benar lengkap dan sempurna ketika produknya dilempar ke pasar, dan menyatakan tidak perlu lagi program lain (seperti game atau aplikasi) dengan alasan semuanya sudah disediakan. Oleh karena itu, vendor pembuat smartphone membutuhkan bantuan pihak ketiga (Third Party) untuk membuat program tambahan lainnya agar smartphone tsb dapat lebih berguna dan lebih sering digunakan. Untuk memenuhi kebutuhan itu, pihak vendor perlu membuat suatu sistem operasi (Operating System) yang bisa dimengerti dan dapat digunakan oleh pihak ketiga untuk membuat program tambahannya. Sebenarnya, setiap vendor telah memiliki sistem operasi (OS) mereka sendiri, tetapi OS itu kebanyakan bersifat proprietary atau khusus dan hanya bisa dimengerti oleh vendor itu sendiri sehingga tidak bisa ditambah program selain dari vendor itu sendiri. Contohnya adalah ponsel Nokia Series 40 atau Nokia S 40. Karena itu ponsel Nokia S 40 tidak dapat dikatakan sebagai smartphone. Ponsel yang termasuk dalam kelompok ini misalnya N 6233, 6280, 6070, dan masih banyak lagi. Pada Sony Errickson malah kebanyakan ponselnya menggunakan OS yang bersifat proprietary, sehingga tidak bisa diaplikasi selain menggunakan program dari Sony Errickson sendiri. Sebaliknya, OS non-proprietary merupakan OS yang umum dan bersifat terbuka. Contohnya adalah Palm OS, Symbian OS, Windows Mobile, dsb. Ada ratusan bahkan ribuan aplikasi pihak ketiga untuk beragam fungsi bagi OS umum yang dimilki smartphone dan mungkin masih akan terus bertambah, sehingga sebuah smartphone bisa berumur panjang karena terbuka peluang untuk upgrade software dan menambah aplikasi agar fungsinya bertambah dan tetap bisa mengikuti perkembangan teknologi terbaru.


Yang kedua, Capasity, yaitu kapasitas penyimpanan memori. Dulu banyak smartphone yang menggunakan OS terbuka tetapi tidak menyediakan kapasitas memori yang cukup. Salah satu contohnya adalah Nokia 7650, yang tidak memiliki media penyimpanan tambahan atau memori eksternal. Saat itu bolehlah N7650 disebut smartphone, tetapi untuk ukuran sekarang rasanya kurang begitu pas bila masih menyandang gelar tsb karena hanya mengandalkan memori internal sebesar 4 MB saja. Bayangkan, dengan memori sebesar itu berapa banyak aplikasi yang bisa ditambahkan di ponsel itu, dan berapa lama ia dapat bertahan karena seiring dengan lamanya penggunaan itu tentu ruang kosong pada memori akan terus berkurang karena file sms, log panggilan, file-file sampah dan data-data lain yang terus bertambah dan bertumpuk?!


Di bawah ini saya cantumkan berbagai OS Terbuka yang paling umum digunakan pada ponsel cerdas (smartphone) beserta diagram pie yang memperjelas pemetaan posisi pasar penjualan masing-masing software. Kalau mau lebih detil lagi silakan lihat sendiri di situs Wikipedia.

  • 1. Symbian OS from Symbian Ltd. (47,1% market share sales)

  • 2. RIM Blackberry OS (19,5%)

  • 3. Windows Mobile from Microsoft (12,4%)

  • 4. iPhone Os from Apple Inc. (10,7%) 

  • 5. Linux OS (8,4%)

  • 6. Palm Web OS dan Palm OS (0,9%)         

  • 7. Binary Runtime for Wireless (BREW)

  • 8. Android from Google

Sebagai tambahan, dua OS yang terakhir tampaknya masih belum popular karena masih baru di pasaran.



Semoga informasi di atas bisa menjadi bahan pertimbangan bila anda ingin membeli handphone.



Sumber:

http://en. wikipedia.org/wiki/smartphone
www.newsponsel.com

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
IT Blogger is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com